Universitas Berkelas Dunia, Apa dan Bagaimana?
Sekarang, sering kita dengar berbagai jargon universitas di Indonesia sebagai “mantra” untuk menuju universitas yang berkelas internasional. Mantra-mantra seperti “The University with World Class Perspective”, “World Class University”, “Research University”, dst hendak digunakan untuk melecut semangat staf-nya untuk mewujudkan mantra tersebut. Kata motivator, “mantra” memang perlu diucapkan dan dicamkan untuk meraih cita-cita. Terlepas benar tidaknya pendapat ini, saya disini mencoba memahami apa dan bagaimana sebuah universitas berkelas dunia itu dinilai. Dan bagaimana agar kita bisa berkontribusi memajukan universitas kita?
Read more »
G24 Innovations, Satu Lagi Perusahaan Start Up DSSC
G24 Innovations, adalah perusahaan start up baru yang bergerak dalam bidang DSSC (sel surya berbasis dye). Berdiri pada tahun 2006, perusahaan ini mengantongi lisensi untuk berproduksi di eropa dengan hak distribusi ke seluruh dunia. Dengan produk unggulan berupa DSSC yang fleksibel, tipis dan berfungsi pada tingkat cahaya yang rendah, sel surya jenis ini akan sangat berguna pada aplikasi-aplikasi dalam ruangan (indoor). Ini kata promosi perusahaannya lho, he he he…
Untuk lebih tahu tentang teknologi sel surya jenis ini, mari kita kupas satu per satu “jerohan” sel surya ini.
Synthesis Nanopartikel dengan Metode Sol-Gel
Metode sol-gel dikenal sebagai salah satu metode sintesis nanopartikel yang cukup sederhana dan mudah. Metode ini merupakan salah satu “wet method” karena pada prosesnya melibatkan larutan sebagai medianya. Pada metode sol-gel, sesuai dengan namanya larutan mengalami perubahan fase menjadi sol (koloid yang mempunyai padatan tersuspensi dalam larutannya) dan kemudian menjadi gel (koloid tetapi mempunyai fraksi solid yang lebih besar daripada sol).
Aplikasi Nanoteknologi
Nanoteknologi telah diaplikasikan pada produk-produk antara lain:
1. Pada tekstil dan pakaian.
Dengan nanopartikel tekstil dan pakaian akan menjadi mudah dibersihkan dan dengan penambahan silver pada kaos kaki akan membuat nya mempunyai pengaruh pada pengurangan bau kaki. Tetapi akhir-akhir ini para peneliti mengingatkan bahwa tidak semua produk kaos kali yang mengandung perak akan aman bagi lingkungan. Hal ini karena pada saat pencucian, pada produk yang kurang bagus, perak akan terikut ke air cucian. Hal ini bisa menyebabkan efek negatif pada biota air. Selain perak, TiO2 diguanakan juga pada UV cut. Contoh yang umum di pakai adalah pada payung.
Manfaat Nanoteknologi
Nanoteknologi sudah menjadi ikon baru di bidang IPTEKS saat ini. Tetapi tahukah kita manfaat nanoteknologi yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan kita sehari-hari ?
Menyambung tulisan saya yang terdahulu, kebanyakan nanoteknologi memanfaatkan pengaruh interface dan quantum pada aplikasinya. Aplikasi yang memanfaatkan sifat-sifat ini adalah:
1. Efek Interface/antarmuka
a. Efek Lotus.
Lotus adalah tanaman yang daunnya mempunyai daya tolak yang tinggi terhadap air dan minyak. Permukaan daunnya mengandung gabungan antaran crystal lilin dengan kekasaran mikro dan nano. Gabungan struktur dan kimia ini menyebabkan permukaan daun lotus mempunyai properti yang unik. Larutan yang sangat lengket maupun yang sangat viskos tetap tidak menempel pada permukaan daun. Nanoteknologi dapat digunakan untuk meniru efek ini sehingga bisa digunakan untuk keperluan teknologi.
Nanoteknologi-Pengenalan
Nanoteknologi merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan teknologi yang berkaitan dengan materi super kecil (nano). Nanopartikel adalah bagian dari nanoteknologi yang mempelajari partikel dengan ukuran 0.1 sampai 100 nanometer, biasanya disebut juga sebagai ultrafine particles. Dalam SI unit, nanometer didefinisikan sebagai 1×10–9 meter ((1/milyar) meter). Satu nanometer sama dengan ikatan 6 atom karbon dan akan sama dengan kira-kira 1/40000 dari diameter rambut manusia.
Dye Solar Cell Commersialization
Menyambung tulisan seri komersialisasi nanoteknologi, kali ini akan dibahas mengenai komersialisasi dye sensitized solar cell (DSSC). Sel surya jenis ini menggunakan pewarna dengan TiO2 sebagai zat aktifnya seperti pada ulasan sebelumnya. Untuk lebih mudahnya, sel surya jenis ini akan saya singkat sebagai DSSC pada seluruh artikel ini.
Ada 3 perusahaan yang saya kenal mengembangkan DSSC ini yaitu Solaronix, Dyesol dan Solidea. Berikut akan saya ulas satu persatu:



